Kepadatan kendaraan mulai terlihat di kawasan Malioboro Yogyakarta, Minggu kemarin (19/7/2015) sejak pukul 10.00 WIB. Oleh karena itu pihak kepolisian melakukan rekayasa lalu-lintas dengan pengalihan arus di kawasan Kleringan.
Menurut pantauan KRjogja.com dilapangan, hingga pukul 12.30 WIB kepadatan lalu-lintas mulai tampak terlihat lebih tinggi. Volume kendaraan yang akan masuk ke area Malioboro dari Jalan Mataram dan Jalan Abu Bakar Ali tampak mengalami peningkatan yang cukup tinggi dibandingkan dengan Sabtu (18/7/2015) kemarin.
Kasubnit Turjawali, Ipda Taufik S kepada KRjogja.com mengatakan peningkatan volume kendaraan yang masuk ke kawasan Malioboro terjadi sejak pukul 10.00 WIB tadi. Oleh karena itu pihak kepolisian memutuskan untuk melakukan rekayasa lalu-lintas di kawasan Kleringan untuk mengurai kepadatan arus kendaraan.
"Kita lakukan rekayasa pada kendaraan yang dari arah Jalan Mangkubumi dan Jalan Pasar kembang untuk berputar lebih jauh menuju Jalan Ahmad Jazuli memutar ke Stadion Kridosono baru mengarah ke Jalan Malioboro kembali," ungkapnya.
Menurut dia, rekayasa lalu-lintas tersebut akan dilakukan hingga arus lalu-lintas di kawasan tersebut lancar kembali dan kepadatan dapat teurai. "Waktunya belum bisa ditentukan hingga kapan namun akan diputuskan hingga kepadatan bisa terurai, karena di Malioboro masih padat," lanjutnya.
Pihak kepolisian pun menghimbau warga masyarakat untuk tidak melewati kawasan tersebut apabila memang tidak memiliki kepentingan tertentu. "Memang apabila tidak memiliki kepentingan masyarakat bisa menghindari kawasan seputaran Malioboro karena arus lalu-lintas masih terus akan mengalami kepadatan dan diprediksi masih akan terjadi hingga H+7 besok pada akhir masa libur Lebaran," tutupnya

No comments:
Post a Comment