Informasi Dan Teknologi
Tuesday, July 21, 2015
Arus Balik Mulai Tampak Di Berbagai Daerah
Sejak pukul 12:35 Selasa siang tadi sudah mulai tampak jalan-jalan mulai padat oleh kendaraan plat luar Jogja di berbagai ruas jalan Jogja, Ini disebabkan karena hari ini merupakan hari terakhir libur bersama karyawan karena besok sudah mulai kembali bekerja. Begitu juga sekitar daerah Jawa tengah, jalan jalan sudah mulai padat oleh kendaraan
Monday, July 20, 2015
Arus Balik Mulai terlihat di Patuk
Arus balik mulai terlihat di Patuk dari arah Wonosari menuju Jogja hari Senin 20/07/2015 mulai pukul 19:38wib
H+ 2 Jogja masih terlihat sepi
Sampai hari senin 20/07/2015 pukul 18:24, beberapa ruas jalan di Jogja masih terlihat sepi, ini disebabkan karena sebagian besar pemudik adalah Mahasiswa yang kebanyakan berasal dari luar Jogja dan luar pulau jawa. Tidak hanya jalan jalan yang terlihat sepi namun juga beberapa tempat makan dan toko yang pada hari biasanya ramai pengunjung sampai hari ini juga masih terlihat sepi dan beberapa lainnya masih tutup.
Sunday, July 19, 2015
Motif Pembunuhan Wartawan Nurbaety
Pembunuh wartawan Nurbaety ditangkap Senin, 20 Juli 2015 pukul 03.30 WIB oleh tim gabungan Polda Metro Jaya dan Kepolisian Resor Depok di rumah masing-masing tersangka.
Polisi menangkap dua dari tiga tersangka pembunuh Nurbaety. Ada pula satu orang lagi yang ditangkap dan diduga sebagai penadah.
Sejumlah peralatan kerja Nurbaety, seperti komputer jinjing, dua ponsel pintar, dan satu kamera DSLR Niko, hilang. Sedangkan perhiasan dan sepeda motor Nurbaety tak diambil pembunuhnya.
Motif pembunuhan Nurbaety masih di dalami pihak kepolisian Polres Depok.
Mengurai kemacetan Malioboro, Kendaraan dialihkan
Kepadatan kendaraan mulai terlihat di kawasan Malioboro Yogyakarta, Minggu kemarin (19/7/2015) sejak pukul 10.00 WIB. Oleh karena itu pihak kepolisian melakukan rekayasa lalu-lintas dengan pengalihan arus di kawasan Kleringan.
Menurut pantauan KRjogja.com dilapangan, hingga pukul 12.30 WIB kepadatan lalu-lintas mulai tampak terlihat lebih tinggi. Volume kendaraan yang akan masuk ke area Malioboro dari Jalan Mataram dan Jalan Abu Bakar Ali tampak mengalami peningkatan yang cukup tinggi dibandingkan dengan Sabtu (18/7/2015) kemarin.
Kasubnit Turjawali, Ipda Taufik S kepada KRjogja.com mengatakan peningkatan volume kendaraan yang masuk ke kawasan Malioboro terjadi sejak pukul 10.00 WIB tadi. Oleh karena itu pihak kepolisian memutuskan untuk melakukan rekayasa lalu-lintas di kawasan Kleringan untuk mengurai kepadatan arus kendaraan.
"Kita lakukan rekayasa pada kendaraan yang dari arah Jalan Mangkubumi dan Jalan Pasar kembang untuk berputar lebih jauh menuju Jalan Ahmad Jazuli memutar ke Stadion Kridosono baru mengarah ke Jalan Malioboro kembali," ungkapnya.
Menurut dia, rekayasa lalu-lintas tersebut akan dilakukan hingga arus lalu-lintas di kawasan tersebut lancar kembali dan kepadatan dapat teurai. "Waktunya belum bisa ditentukan hingga kapan namun akan diputuskan hingga kepadatan bisa terurai, karena di Malioboro masih padat," lanjutnya.
Pihak kepolisian pun menghimbau warga masyarakat untuk tidak melewati kawasan tersebut apabila memang tidak memiliki kepentingan tertentu. "Memang apabila tidak memiliki kepentingan masyarakat bisa menghindari kawasan seputaran Malioboro karena arus lalu-lintas masih terus akan mengalami kepadatan dan diprediksi masih akan terjadi hingga H+7 besok pada akhir masa libur Lebaran," tutupnya
Misteri Pembunuhan Wartawati di Bojong Gede
Pembunuhan wartawati Noerbaety Rofiq (44) di rumahnya di Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat, menyisakan misteri. Belum diketahui apakah pembunuhan itu terkait masalah pribadi atau pekerjaan korban.
Kakak ipar korban, Ilham (47), mengaku tidak memiliki informasi apakah adik bungsu istrinya itu memiliki masalah hingga berujung pada pembunuhan.
"Kalau lihat kasusnya itu kalau diikat gitu, kita enggak tahu apakah motifnya perampokan atau dendam pribadi. Kita enggak tahu," kata Ilham, di depan rumah korban, Minggu (19/7/2015).
Menurut Ilham, Noerbaety biasanya bercerita soal masalah pribadi ke teman dekat. Namun dia pernah mendengar korban berkeluh kesah soal pekerjaan kepada istrinya.
"Kalau yang pribadi banget itu soal kerjaan, katanya dia cerita soal kerjaannya yang dialihkan ke junior dia," ujar Ilham.
Ilham mengatakan, korban termasuk pribadi yang pendiam. "Agak tertutup gitu," ujar Ilham.
Hal senada diungkapkan Muhammad Soleh (37), ketua RW 09 setempat. "Selama jadi RW, saya memang belum pernah lihat beliau. Jadi memang saya enggak pernah lihat beliau," ujar pria yang sudah 1,5 tahun jadi ketua RW itu.
Noerbaety yang belum berkeluarga tinggal sendirian di rumah itu. Ayahnya, MR, meninggal pada tahun 2000, sementara ibunya tinggal dengan kakak korban di Tebet.
Noerbaety ditemukan meninggal dunia pada Sabtu (18/7/2015) pukul 13.00. Korban ditemukan bersimbah darah dalam keadaan tertelungkup dan tangan terikat.
Polisi memperkirakan korban sudah tewas cukup lama, yakni sekitar 5 hari lebih. Pihak Polresta Depok dan Polsek Bojong Gede tengah menyelidiki hal ini.
Kakak ipar korban, Ilham (47), mengaku tidak memiliki informasi apakah adik bungsu istrinya itu memiliki masalah hingga berujung pada pembunuhan.
"Kalau lihat kasusnya itu kalau diikat gitu, kita enggak tahu apakah motifnya perampokan atau dendam pribadi. Kita enggak tahu," kata Ilham, di depan rumah korban, Minggu (19/7/2015).
Menurut Ilham, Noerbaety biasanya bercerita soal masalah pribadi ke teman dekat. Namun dia pernah mendengar korban berkeluh kesah soal pekerjaan kepada istrinya.
"Kalau yang pribadi banget itu soal kerjaan, katanya dia cerita soal kerjaannya yang dialihkan ke junior dia," ujar Ilham.
Ilham mengatakan, korban termasuk pribadi yang pendiam. "Agak tertutup gitu," ujar Ilham.
Hal senada diungkapkan Muhammad Soleh (37), ketua RW 09 setempat. "Selama jadi RW, saya memang belum pernah lihat beliau. Jadi memang saya enggak pernah lihat beliau," ujar pria yang sudah 1,5 tahun jadi ketua RW itu.
Noerbaety yang belum berkeluarga tinggal sendirian di rumah itu. Ayahnya, MR, meninggal pada tahun 2000, sementara ibunya tinggal dengan kakak korban di Tebet.
Noerbaety ditemukan meninggal dunia pada Sabtu (18/7/2015) pukul 13.00. Korban ditemukan bersimbah darah dalam keadaan tertelungkup dan tangan terikat.
Polisi memperkirakan korban sudah tewas cukup lama, yakni sekitar 5 hari lebih. Pihak Polresta Depok dan Polsek Bojong Gede tengah menyelidiki hal ini.
Jadwal lengkap Pramusim AC Milan 2015
Sabtu, 18 Juli 2015
Lyon vs AC Milan
Stadion Gerland
Sabtu, 25 Juli 2015
AC Milan vs FC Inter (ICC)
Stadion Longgang Shenzhen
Kamis, 30 Juli 2015
Real Madrid vs AC Milan (ICC)
Stadion Shanghai
Kamis, 4 Agustus 2015
Bayern Muenchen vs AC Milan (Audi Cup)
Stadion Allianz Arena
Rabu, 5 Agustus 2015
AC Milan vs Real Madrid/Tottenham (Audi Cup)
Stadion Allianz Arena
Subscribe to:
Posts (Atom)





